8.375 = 201.000 = 12.060.000 = 723.600.000,,,,Subhanallah…sembilan digit di hitungan terakhir adalah jumlah detik yang telah saya lewati dalam menjalani hidup. Belum kehitung sama jumlah detik saat tulisan ini di posting.
Hari ini genap 8.375 hari, demikian hasil dari hitungan program yang pernah saya buat saat saya skripsi. 8.375 hari saya hidup, bernafas, melihat, mendengar, merasakan yang namanya hidup, hidup untuk yang maha hidup. Setelah senja pergi, demikian pula saya melepas usia saya yang ke 22 untuk menjadi masa lalu.
8.375 hari, jumlah yang tidak sedikit. Dan hari ini di usia saya genap 23 tahun sudah sepatutnya saya berucap syukur yang tak hingga, tentu saja kepada pencipta saya. Masih memberikan kesempatan kepada saya di setiap harinya, saat saya membuka mata dari tidur, untuk kembali lagi menjalani hari, memperbaiki diri.
Saya teringat puisi yang di bawakan Taufik Ismail, saat Tribute to Taufik Ismail yang tak sengaja saya tonton di liburan kemarin. Pak Taufik membacakan cerita tentang seorang gadis yang berulang tahun. Seorang gadis genap berusia 16 tahun. Saat semua peserta pesta tertuju pada sang gadis, tapi sang gadis menolak, karena semua apa yang telah diraihnya bukan karena dirinya, melainkan orang tuanya.
Dan hampir saja saya di buat jengkel, kesel, hehehehe.
Apa pasal ucapan yang ingin saya dengar dari seseorang tak kunjung datang.
Membuat saya berprasangka buruk saja.
Saya begitu menantikan ucapan dari mahluk tuhan yang satu itu.
Dari setiap sms yang datang belum juga di pengirim bertuliskan namanya.
Hiks, saya merasa begitu teganya dirinya melupakan hari lahir saya.
hingga siang hari, sms itu datang, tapi tidak dengan bunyi doa atau selamat hari jadi.
Melainkan mengajak makan siang untuk curhat penting katanya.
Saya iyakan mesti agak sedikit kesal, bisa- bisanya.
Tapi acara curhatan itu batal, karena saya mesti ke rumah sakit.
Hingga sore, hingga malam.
Sms itu akhirnya datang juga,. Karena saya terlalu sibuk, jadinya ga bisa ketemu katanya, dikirimkannya doa via sms dan selamat milad.
Dan benar, hidup ini memang indah.
Terimakasih untuk semua ucapan, buat yang telepon dan traktir makan (belum kesampaian) terimakasih, yang sms, hangsa hamida, via fb…arigato gozaimasite.
Karena sesungguhnya doa itu buat yang mendoakan juga. Maka doanya untuk kita semua…Amin….



from thya



