oncontextmenu="return false" ondragstart="return false" onselectstart="return false" oncontextmenu='return false' onmousedown='return false' onselectstart='return false'



.....2009 Waktunya Menanam Benih*.....


"Be The Best, Be The Winner, Be The Star"*

"Berusaha mempersembahkan yang terbaik untuk Dunia dan Akhirat"**

B!nT@nG

B!nT@nG

8375

8.375 = 201.000 = 12.060.000 = 723.600.000,,,,Subhanallah…sembilan digit di hitungan terakhir adalah jumlah detik yang telah saya lewati dalam menjalani hidup. Belum kehitung sama jumlah detik saat tulisan ini di posting.


Hari ini genap 8.375 hari, demikian hasil dari hitungan program yang pernah saya buat saat saya skripsi. 8.375 hari saya hidup, bernafas, melihat, mendengar, merasakan yang namanya hidup, hidup untuk yang maha hidup. Setelah senja pergi, demikian pula saya melepas usia saya yang ke 22 untuk menjadi masa lalu.


8.375 hari, jumlah yang tidak sedikit. Dan hari ini di usia saya genap 23 tahun sudah sepatutnya saya berucap syukur yang tak hingga, tentu saja kepada pencipta saya. Masih memberikan kesempatan kepada saya di setiap harinya, saat saya membuka mata dari tidur, untuk kembali lagi menjalani hari, memperbaiki diri.


Saya teringat puisi yang di bawakan Taufik Ismail, saat Tribute to Taufik Ismail yang tak sengaja saya tonton di liburan kemarin. Pak Taufik membacakan cerita tentang seorang gadis yang berulang tahun. Seorang gadis genap berusia 16 tahun. Saat semua peserta pesta tertuju pada sang gadis, tapi sang gadis menolak, karena semua apa yang telah diraihnya bukan karena dirinya, melainkan orang tuanya.

Dihari ulang tahunnya, ia begitu berterimakasih kepada ayah dan bundanya, yang telah membesarkannya, memberikan yang terbaik untuknya.

Dan saya kembali tertegun. Duduk sempurna menatap layar kaca, atas karisma Pak Taufik saat membawakan puisi itu.

Saya teringat akan Ibunda saya, mama saya tercinta, 2 hari menjelang hari raya. Saya menemaninya membeli frame foto. Ya frame foto,. Awalnya hanya 2, namun berubah menjadi 4 seiring dengan diskusi kami foto-foto yang akan di pajang nanti di saat hari raya.

Ah, saya begitu bersyukur mempunyai mama yang luar biasa. Tahukah, bahwa frame-frame itu untuk memajang foto-foto kami yang telah di wisuda, mengenakan toga, menyelesaikan S 1 kami. Satu frame untuk ayah, satu frame untuk my bro, satu frame untuk saya, dan satu frame untuk adik saya yang baru saja selesai saat bulan Ramadhan kemarin.

Sungguh, membuat saya terharu, mama lihatlah, kami semua berhasil menyelesaikan kuliah berkat dirimu ma, ke empat foto itu. Walaupun mama tidak berpendidikan tinggi, tapi lihatlah, ke empat orang yang mama cintai berhasil menyelesaikan kewajiban.

Saya bertanya, kenapa tidak satu lagi ma, untuk mama, dan mama menjawab, tidak perlu, karena mama akan ada di foto kita bersama.

Dan di ulang tahun kali ini, apa lagi yang saya minta, selain kebahagiaan dunia dan akhirat untuk kedua orang tua saya. Terimakasih untuk setiap doa yah, ma….


Dan hampir saja saya di buat jengkel, kesel, hehehehe.

Apa pasal ucapan yang ingin saya dengar dari seseorang tak kunjung datang.

Membuat saya berprasangka buruk saja.

Saya begitu menantikan ucapan dari mahluk tuhan yang satu itu.

Dari setiap sms yang datang belum juga di pengirim bertuliskan namanya.

Hiks, saya merasa begitu teganya dirinya melupakan hari lahir saya.

hingga siang hari, sms itu datang, tapi tidak dengan bunyi doa atau selamat hari jadi.

Melainkan mengajak makan siang untuk curhat penting katanya.

Saya iyakan mesti agak sedikit kesal, bisa- bisanya.


Tapi acara curhatan itu batal, karena saya mesti ke rumah sakit.

Hingga sore, hingga malam.

Sms itu akhirnya datang juga,. Karena saya terlalu sibuk, jadinya ga bisa ketemu katanya, dikirimkannya doa via sms dan selamat milad.

Ah, ternyata saya terlalu berprasangka, curhatnya hanya tipu belaka, padahal dia ingin mengantarkan hadiah kepada saya. Hingga ke kantor pula. Tak sampai menunggu di rumah, hadiah itu sudah saya buka.

Tahukah hadiahnya apa. Ternyata dia masih ingat, padahal sebulan yang lalu saya hanya bergurau saat kami ada di pusat pertokoan, sehabis nonton, melewati penjualan aksesoris. Isengnya saya lalu berkata, ih bintang, lucu banget, beliin dong, bulan depankan saya ultah.

Siapa sangka, 4 gantungan bintang dan bulan itu sudah menghiasi salah satu jendela saya sekarang. Maaf telah berprasangka. Karena ucapan dari dirimulah yang saya tunggu.

Dan dialah, sahabat saya lima tahun terakhir, rumahnya sudah seperti rumah saya sendiri, Abah dan umminya sudah menganggap saya anak sendiri. My lovely dy… thax for everthing. Wish u all the best.


Dan benar, hidup ini memang indah.

Terimakasih untuk semua ucapan, buat yang telepon dan traktir makan (belum kesampaian) terimakasih, yang sms, hangsa hamida, via fb…arigato gozaimasite.

Karena sesungguhnya doa itu buat yang mendoakan juga. Maka doanya untuk kita semua…Amin….

Di hari 8375 saya di bumi Allah..

(*)

Lanjut..bacanya...

Saya Malu

Lama banget ga bersua, ternyata telah lewat sebulan lamanya…bukannya ga pengen nulis, tapi terlalu banyak kejadian akhir-akhir ini yang menambah warna warni kehidupan saya.

Hingga saya memutuskan untuk “mengurung diri “ dalam rumah keong saya. Berfikir. Lama. Lama sekali. Saya berusaha menyelami diri saya setelah sekian lama. Saya mencoba mengerti semua kejadian yang telah saya alami. Sedih- senang, Suka – Duka. Terjadi sebuah cerita. Yang sampai saat ini belum lagi saya temukan hikmahnya.

Hingga sang penggoda manusia itu berulang kali merasuki pikiran dan hati saya. Yang hampir saja menjadikan saya mahluk ALLAH yang tidak bersyukur dan bersabar atas setiap yang terjadi dalam hidup saya. Menjadikan saya hamba yang kufur nikmat, dan tidak beriman terhadap takdir yang ALLAH gariskan.

Hingga saya sadar sepenuhnya, yang saya miliki saat ini hanya DIA, ya…hanya DIA, ALLAH yang selalu berada di dekat saya, dalam semua suasana.

Hingga saya pahami semua kejadian yang saya alami adalah ujian sebagaimana doa saya bahwa saya ingin menjadi hambanya yang miliki kesabaran yang tak bertepi dan ikhlas yang tak berujung.

Hingga saya mengerti, beginilah ALLAH menguji hambanya sebagai bukti bahwa saya mencintai-Nya. Karena tidak akan dikatakan beriman jika tidak di uji.

Hingga saya tertunduk pasrah, bersujud tawakal di khalwat yang gulita.

Hingga yang mampu saya minta hanya petunjuk-Nya. Hanya Petunjuk-Nya untuk tetap dijalan-Nya, dan selalu mendapatkan Ridho-Nya.

Hingga saya merasa malu, bahwa semua cobaan yang ALLAH berikan itu belum seberapa…belum seberapa …dibandingkan semua nikmat yang telah ALLAH berikan selama ini. Dibandingkan saudara-saudara saya di Sumatra, saudara-saudara saya di Afrika. Saudara-saudara saya yang mencari nafkah menjadi pemulung, petani, penarik becak, dan saudara-saudara yang lainnya.

Hingga, Ya Rabb, jadikan semua cobaan ini begitu nikmat saya rasakan karena Engkau bersama hamba….

(*)

Lanjut..bacanya...

Review Ramadhan......

Selamat jalan ramadhan...
Banyak kisah dan pengalaman seru selama menjalani 30 hari bersamamu...
eh 30 apa 29...

Ramadhan kali ini, saya jalani penuh dengan rasa syukur yang tak terhingga. berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. beberapa targetan yang belum kesampaian di ramadhan tahun lalu, alhamdulilah bisa di jalankan dengan baik di ramadhan kali ini.

Diantaranya...Safari ramadhan..
akhirnya, dari tahun-tahun kuliah pengen sekali berkunjung ke masjid-masjid di bumi khatulistiwa ini saat ramadhan...tersampaikan juga...
Dari malam pertama yang kebut langsung ke Masjid Raya Mujahidin, padahal datangnya agak telat, yah karena masih banyaknya sikap ke-egois-an terhadap sajadah, saya sukses berada di shaf terdepan untuk memenuhi shaf-shaf yang masih banyak bolongnya.
Malam ke 2 pindah ke Masjid Muhtadin, ternyata baru di renovasi, lantainya kinclong abis, dan disini imamnya...heehhh kalo diingat-ingat pengen cepet-cepet ramadhan lagi, lanjut ke malam ke tiga, sholatnya di Masjid yang ada di kompleks Al-Azhar, baru pertama kali, jadi agak excited gitu,..arsitekturnya dari kayu jadi bikin adem..Imamnya langsung baca Surat-surat dari Al-Quran yang udah disediakan...
Malam ke empat, masih sekitar kompleks, ke Masjid Bali Agung,,,lupa namanya apa,..nah disini yang ceramah ok bangetttt...nendang ke hati...kekeke
Malam ke lima,,,agak jauhan,,solatnya di Masjid Al-Falah sungai Jawi, wah disini ngos-ngosan, abis...solatnya 23 rakaat..ada Solat tasbihnya juga..tapi saya cuman sampe witir aja...
Malam ke 6 di Masjid Nurul...hehehe lupa, ni masjid juga baru di renovasi itu yang di sebelah Fres Mart...subhanallah nih Masjid penuh kaligrafi, n yang bikin bengong, pas ngeliat ke atas, kubahnya berornamen awan...walaupun belum sempurna jadi.
Sampe malam ke 6 aja ya..ntar isinya jalan-jalan ke masjid pula postingan kali ini, pokokke puas lah, dari Ke Masjid Jihad sampe Masjid yang di kota Baru (Lupa lagi namanya, bis ga ada dokumentasi foto sih..ga kepikran soalnya)...Safari Ramadhan Sukses sampe udah pulkam juga, di datengin masjid-masjidnya...Baru sadar Kalo Masjid An-Nur di KOta saya udah di renovasi...

Review ramadhan lainnya...


Tahun ini tahun pertama saya ikutan i'tikaf...wah ternyata seru banget, sayang aja udah agak terakhir mau mudik baru ikutan...ternyata suasananya begitu kondusif, dalam semalam bisa ngabisin beberapa juz...kalo di kamar kostan wah bwaannya mau molor mulu, tercatat ramadhan kali ini saya gulungin kasur saya 2 kali, biar ga banyak tidur, masa ramadhan yang begitu barokah diisi dengan tidur..walaupun tidur itu ibadah..tapi masih bnyak ibadah lainnya yang lebih utama dari pada tidur ..bener ga...koreksi ya kalo salah..

Hemm apa lagi ya, intinya ramadhan kali ini saya belajar tentang banyak hal, terutama tentang hidup dan kehidupan, mencintai Allah lebih dan lebih lagi, serta membuktikan cinta saya pada sesama...benar-benar menerapkan 5 obat hati yang selalu saya dengar dari ringtone opick saya...

membuat hati saya lebih lapang saat cobaan-cobaan ramadhan datang, belajar ikhlas dalam arti kata yang sesungguhnya...ternyata ringan seringan kapas, kalo ridho terhadap semua ketentuan Allah..

'Ya Robb, ijinkan hamba kembali bertemu dengan ramadhan Mu lagi ya Robb, jadikanlah 11 bulan kedepan menjadi kehidupan yang sebenarnya setelah 1 bulan latihan bersama Mu, jadikan hamba semakin Sabar atas setiap ketetapan yang engkau berikan, Ikhlas atas setiap titipan yang kembali kepada MU, dan Tawakal untuk setiap cobaan-cobaan yang membuktikan bahwa saya mencintai Mu...'

*** Review seru, saya mudik dengan 2 ponakan saya...wah..ujian juga nih, secara saya kalo udah di mobil molorrrr mulu, nih mesti ngejagain 2 mahluk Allah yang lucu dan baik ini..sampat was-was saat sang abang ngilang gitu aja di kursi... rupanya cuman pengen keluar bentar katanya...alhamdulilah ,kta be 3 nyampe dengan selamat...

Sayonara Ramdhan...smoga kita ktemu lagi ya Taon depan,,,Amin...

Lanjut..bacanya...

Karena saya hanya manusia…

Akhirnya rasa sepi itu datang lagi. Tapi memang hidup itu seperti roda bukan, jadi setiap rasa akan kembali untuk dirasakan. Rasa rindu itu juga kembali. Siklus yang alamiah. Saya bersukur masih bisa merasakan semua rasa. Itu menandakan hati saya masih berfungsi sebagai mana mestinya.

Air mata juga menetes. Ahh…saya rasakan lagi kesedihan. Buah dari kerinduan dan kesepian. Mellow banget kali ini. Saya kembali membuka ruang hati saya. Ternyata saya rapuh juga. Saya kembali bercermin pada masa lalu. Kerena semuanya pasti ada sebabnya.

Saya melihat bayangan pertemanan yang indah,…tapi hilang sekejap saja. Bayangan persaudaraan yang hanya berkelebat. Entahlah…pada kenyataannya saya hanya seorang manusia biasa. Tak mampu memberi lebih tanpa kuasaNya…

Saya belajar memberi perhatian lebih, tapi apa daya, hanya Allah pemilik hati, Dia yang mampu membolak-balikkan hati. Yang saya bisa lakukan hanya berdoa dengan hati ikhlas, semoga saudara-saudara hati saya selalu dalam lindunganNya.

Karena saya hanya manusia, salah dan khilaf pasti pernah saya perbuat. Sengaja ataupun tidak pasti pernah terjadi. Saya manusia seperti yang lainnya, hanya memiliki dua mata, dua tangan dan sebongkah hati. Saya masih belajar untuk melayani. Melayani dengan hati saya. Mungkin suatu saat nanti dan saya masih memohon pada Allah, agar keinginan saya itu tercapai.

Maafkan diri ini, yang masih berbuat salah. Maafkan diri ini yang masih tak bisa memberikan yang terbaik…Maafkan saya…




Lanjut..bacanya...

...Making....





Lanjut..bacanya...

Kembali pada-Mu

Di dalam hati ini ada gelisah yang tak pernah terungkap
Di dalam hati ini ada kesedihan yang tak ada habisnya
Di dalam hati ini ada gemuruh rasa rindu yang belum lagi terobati.
Di hati, ada kegalauan tentang hakikat kehidupan.
Di hati, ada cinta yang tak berujung

Ya Rabb, maha penghasih dan penyayang
Engkaulah pemilik hati ini…
Gelisah ini akan sirna hanya dengan mengingat-Mu
Kesedihan hati ini akan habis dengan kebahagian yang Engkau berikan.
Rasa rindu ini terobati dengan kembali pada Mu
Dan cinta ini akan sempurna dengan mencintai Mu

Ya robb, maha pengampun
Hamba kembali pada Mu, Bersujud kepada Mu
Ijinkan hati ini dipenuhi dengan Cinta Mu..
Ijinkan hati ini di terangi cahaya Mu
Ijinkan hati ini memiliki kerinduan tak terhingga untuk selalu mengingat Mu

Ya Robb, jangan gelapkan jalan yang telah Engkau sinari dengan cahaya mu
Berilah hamba kekuatan untuk selalu mencintai Mu
Berilah hamba kekuatan untuk selau tetap berada di jalan Mu

Sungguh hamba bukan apa-apa tanpa Cinta Mu
Jiwa hamba nelangsa tanpa sinar Mu

Teruslah berada di Hati ini Ya Robb…





Lanjut..bacanya...

Insomnia







Lanjut..bacanya...